10 Permasalahan yang sering timbul pada Bayi Prematur

image

10 Permasalahan yang sering timbul pada Prematur

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang usia gestasi. Berat lahir adalah berat bayi yang ditimbang dalam 1 jam setelah lahir. BBLR dapat terjadi pada bayi kurang bulan (2500 gram. Angka kejadian di Indonesia sangat bervariasi antara satu daerah dengan daerah lain, yang berkisar antara 9-30%. Di Indonesia, angka kematian bayi sangat tinggi yaitu angka kematian bayi 32 per 1.000 kelahiran hidup. Setiap 1 jam terdapat 10 kematian bayi di Indonesia. Salah satu penyebab kematian bayi terbanyak adalah prematuritas dan infeksi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2007, penyebab kematian neonatus 0-6 hari di Indonesia adalah asfiksia (37 persen), prematuritas (34 persen), dan sepsis (12 persen).

Penyebab terbanyak terjadinya BBLR adalah kelahiran prematur. Faktor ibu adalah umur (40 tahun), paritas, dan lain-lain. Faktor plasenta seperti penyakit vaskular, kehamilan ganda, dan lain-lain, serta faktor janin juga merupakan penyebab terjadinya BBLR.

10 Permasalahan yang sering timbul pada  Bayi Prematur

  1. Masalah pernapasan karena paru-paru yang belum matur. Sindrom distress pernafasan terjadi dikarenakan bayi sulit bernafas karena sedikitnya jumlah zat surfaktan pada paru. Hal ini terkait kondisi paru-paru bayi yang belum matang, terutama pada bayi yang lahir pada UK <34 minggu. Terapi yang dibutuhkan bisa berupa ventilator, dan CPAP.
  2. Masalah pada jantung. Duktus arteriosus adalah sebuah pembuluh darah yang menghubungkan arteri pulmoner (pembuluh darah utama menuju paru-paru) ke aorta (pembuluh darah utama menuju tubuh). Di dalam rahim, darah janin tidak perlu menuju jantung karena oksigen masih disuplai dari ibu melalui plasenta. Namun demikian, setelah proses lahir, paru-paru bayi harus menyediakan oksigen. Normalnya dalam hitungan jam duktus arteriosus ini akan menutup karena tidak diperlukan lagi. Namun pada bayi prematur bisa ditemukan saluran ini belum menutup, sehingga bisa menimbulkan berkumpulnya darah yang tinggi oksigen dengan darah yang rendah oksigen.Hal ini menyebabkan kesulitan bernafas pada bayi, dan meningkatkan detak jantung, pada akhirnya bila terus terjadi bisa menyebabkan gagal jantung. Jika PDA belum menutup pada periode waktu tertentu setelah di observasi, maka diperlukan operasi.
  3. Perdarahan otak. Bayi dengan pendarahan intraventrikular dapat bervariasi jenisnya dari yang ringan hingga berat. Pembuluh darah pada bayi prematur sangat rapuh dan mudah ruptur/pecah dan terjadi pendarahan. Untuk bayi dengan resiko ini, maka USG kepala akan dilakukan untuk mendeteksi dan follow up bayi dengan pendarahan intraventrikular
  4. Fungsi hati yang belum sempurna sehingga mudh terjadi kuning. Bilirubin diproduksi ketika sel darah merah yang tua, rusak dan abnormal dikeluarkan dari sirkulasi darah, dan dipecah di dalam hati. Hiperbilirubin, adalah kondisi dimana kadar bilirubin di dalam darah meningkat. Warna kuning pada kulit terjadi akibat tingginya kadar bilirubin dalam darah, yang umum terjadi pada bayi prematur yang belum berkembang sempurna organ-organnya. Dengan demikian, hati tidak dapat memecah bilirubin dengan cepat. Hiperbilirubinemia bisa merupakan akibat dari produksi bilirubin yang berlebihan, dan/atau bilirubin yang kurang bisa dipecah. Kadar bilirubin yang sangat tinggi dapat membahayakan dan biasanya memerlukan fototerapi.
  5. Anemia atau polisitemia. Anemia adalah suatu kondisi jumlah sel darah merah terlalu sedikit. Sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini pada bayi bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Anemia tidak selalu harus diterapi kalau tidak berat, atau kalau bayi tidak dalam kondisi sakit, atau kalau tidak sering dilakukan tes lab (biasanya bayi sering diambil darah). Secara bertahap tubuh bayi akan memproduksi lebih banyak sel darah merah. Kalau diperlukan terapi, biasanya melalui tranfusi darah.
  6. Hipotermi. Lemak yang sedikit sehingga kesulitan mempertahankan suhu tubuh normal. Bayi kelahiran prematur mudah mengalami penurunan suhu di bawah normal (kurang dari 36,5 derajat celcius). Bayi prematur hanya memiliki sedikit lemak pada tubuhnya dan kulitnya masih immature. Hal ini menyebabkan bayi prematur sulit untuk menjaga suhu tubuhnya sendiri. Seringkali, bayi akan diletakkan dalam inkubator dan dipantau suhu tubuhnya secara berkala. Ini dilakukan sampai bayi tersebut dirasa sudah cukup untuk bisa menjaga suhu tubuhnya sendiri, dan bayi bisa dipindahkan dari inkubator. Penurunan suhu ini dapat mengakibatkan bayi mengalami sesak nafas, lemah, pucat, ataupun berwarna biru karena kekurangan oksigen. Apabila tidak dapat diatasi dengan segera, penurunan suhu ini dapat mengakibatkan kematian.
  7. Masalah pencernaan/toleransi minum
  8. Risiko infeksi. Sistem antibodi pada bayi baru lahir masih sangat rendah, maka bayi sangat mudah mengalami infeksi. Karena itu bayi akan diletakkan di dalam inkubator sebagai tempat yang bisa melindungi dari paparan infeksi dari udara sekitar. Umumnya bayi juga akan diperlakukan dengan prinsip ”minimal handling” untuk mengurangi kemungkinan terpapar infeksi dari luar.
  9. Retinopati atau Gangguan retina. Retinopati adalah pertumbuhan tidak normal pada pembuluh darah mata bayi, yang bisa terjadi pada bayi yang prematur. Semakin prematur bayi, maka kemungkinan terjadinya ROP semakin besar. Perkembangan pembuluh darah mata baru sempurna hanya sesaat sebelum waktu kelahiran matur. Proses ini biasanya belum berlangsung dengan sempurna pada bayi yang prematur. Jika dibutuhkan terapi, pilihannya adalah laser.
  10. Bronchopulmonary dysplasia (BPD) / Chronic Lung Disease (CLD) BPD atau CLD  BPD adalah penyakit paru yang sering terjadi pada bayi yang menggunakan mesin membantu pernafasan pada periode waktu tertentu dikarenakan mengalami RDS. Hal ini menyebabkan kerusakan pada paru-paru dan biasanya bersifat sementara dan akan sembuh dengan sendirinya. Bayi dengan BPD atau CLD membutuhkan terapi oksigen dan/atau bantuan ventilator sampai paru-paru benar-benar sembuh. Obat-obatan seperti steroid dan diuretik bisa saja dibutuhkan untuk memperbaiki fungsi paru-paru. Perhatian khusus terutama untuk nutrisi yang berfungsi memperbaiki jaringan paru dan pertumbuhan.

Pencegahan

  • Salah satu usaha yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah penurunan suhu bayi prematur adalah menggunakan topi dan perawatan metode kanguru (PMK). Perawatan metode kanguru adalah perawatan bayi baru lahir dengan melekatkan bayi di dada ibu dan anggota keluarga lain (kontak kulit dengan bayi) sehingga suhu bayi tetap hangat. Perlengkapan perawatan metode kanguru yang digunakan pada ibu adalah pakian untuk ibu yang nyaman dan hangat pada suhu ruangan dan Support binder (ikatan/ pembuluh penahan si bayi agar terus berada di posisi dada ibu). Support binder adalah baju kanguru dan kain yang dilipat diagonal dan dibuat simbul pengaman. Sedangkan perlengkapan yang digunakan pada bayi adalah topi, popok, dan kaos kaki.

  • Syarat-syarat yang dilakukan sebelum dilakukan perawatan metode kanguru adalah mencuci tangan yang baik dan benar. Posisi yang digunakan pada PMK adalah bayi diletakkan secara tegak lurus menempel antara kulit di dada ibu di antara kedua payudara, bayi dalam keadaan telanjang dan hanya menggunakan popok, topi dan kaos kaki, ibu dan bayi diselimuti oleh kain khusus atau baju, perlekatan kulit harus seluas-luasnya dan langsung melekat tanpa perantara. Setelah posisi bayi baik, baju kanguru diikat untuk menyangga bayi. Selanjutnya ibu dapat beraktivitas seperti biasa sambil membawa bayinya dalam posisi tegak lurus di dada ibu (skin to skin contact) seperti kanguru.
  • Perawatan metode kanguru memberikan manfaat pada bayi, ibu, ayah. Manfaat perawatan metode kanguru pada bayi seperti denyut jantung stabil, pernapasan lebih teratur,saturasi oksigen stabil, suhu lebih stabil,waktu tidur lebih panjang, pemakaian kalori lebih hemat, kenaikan berat badan lebih cepat, perkembangan otak lebih baik, lebih jarang menangis, lebih berhasil menyusu langsung pada ibu, memperpanjang durasi menyusu. Manfaat perawatan metode kanguru pada ibu seperti ibu lebih percaya diri dalam merawat bayi prematurnya dan merasa mempunyai peranan penting, hubungan lekat antara ibu dan bayi lebih baik, mempromosikan pemberian ASI eksklusif, mengurangi penelantaran anak. Sementara itu, manfaat perawatan metode kanguru pada ayah seperti ayah merasa mempunyai peranan besar dalam merawat bayinya dan hubungan lekat antara ayah dan ibu lebih baik.

  • Sering bayi prematur yang lahir di fasilitas terbatas dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lengkap dengan hanya dibalut selimut tebal. Keadaan ini masih dapat mengakibatkan suhu bayi tetap di bawah normal dan kondisi bayi semakin memburuk. Oleh karena itu, masyarakat dan tenaga medis dapat menggunakan PMK untuk mencegah kematian dan penurunan suhu pada bayi premature yang akan dibawa ke fasilitas kesehatan.

www.bayikuprematur.com

Provided By : KLINIK BAYI PREMATUR ONLINE. PREMATURE CLINIC Monitoring and FollowUp of Prematurity Clinic Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 085101466102 – 085100466103. GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 29614252 – 081315922012 – 081315922013 email : judarwanto@gmail.com http://growupclinic.com Facebook http://www.facebook.com/GrowUpClinic Twitter: @growupclinic Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 Clinical – Editor in Chief : Dr Widodo Judarwanto, pediatrician. Editor: Audi Yudhasmara. email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone O8567805533 PIN BBM 76211048 Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online Alergi Anak : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online Sulit makan dan Gangguan Berat Badan : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life..
“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** BABY G: Swimming Spa Baby & Pediatric Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2016, KLINIK BAYI PREMATUR Information Education Network. All rights reserved
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s